Cara berhenti merokok mulai Ramadhan dan seterusnya.

tidak-merokokKonsumsi rokok dapat menyebabkan gangguan penyakit seperti gangguan pernapasan, gangguan kardiovaskuler (hipertensi, stroke dan penyakit jantung koroner), kanker serta gangguan reproduksi dan kehamilan, bukan hanya itu tetapi juga biaya hilangnya hari atau produktivitas.

Selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan seseorang dengan niat yang ihklas dan motivasi yang kuat sudah terlatih untuk tidak merokok dari sejak terbit fajar hingga terbenam matahari selama satu bulan penuh. Tentunya, perilaku yang baik ini diharapkan dapat dilanjutkan setelah bulan Ramadhan

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, dr. HM Subuh, MPPM, menyebutkan cara dan langkah berhenti merokok serta tips berhenti merokok:

Cara pertama, berhenti seketika. Jika hari ini masih merokok, besok berhenti sama sekali. Cara ini yang besar kemungkinan berhasilnya.

Cara kedua, penundaan. Tundalah saat merokok saat jam berbuka puasa. Misalnya, pada hari permulaan rokok pertama dihisap 1 jam setelah buka puasa. Pada hari kedua, rokok pertama dihisap 2 jam setelah buka puasa, dan seterusnya hingga hari ke empat berhenti sama sekali. Bila perlu, bisa juga masing masing waktu dilakukan selama 2 hari, lalu 2 hari lagi bertahap mulai merokok lebih terlambat 1 jam, dan seterusnya sampai berhenti sama sekali.

Cara ketiga, pengurangan. Jumlah rokok yang dihisap setiap hari dikurangi secara berangsur angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari yang ditetapkan. Misalnya hari pertama 10 batang, lalu selang 1 atau 2 hari turun jadi 8 batang dan seterusnya. Pola pengurangan rokok dan target tanggal berhenti menjadi nol sudah harus ditetapkan sejak dini dan tidak lupa untuk memberitahunkan kepada keluarga atau kerabat agar untuk membantu mengingatkan. Sebagai contoh, tanggal yang dipilih untuk memulai ialah pada 17 Ramadhan (Nuzulul Quran) atau tanggal ganjil pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Berhenti merokok memiliki banyak manfaat untuk kesehatan antara lain: perbaikan darah, denyut jantung dan aliran darah tepi setelah 20 menit berhenti merokok. Jika berhenti merokok selama 15 tahun, maka risiko jantung dan stroke turun ke tingkat yang sama dengan bukan perokok. (sumber: depkes.go.id) 

Halal Bil Halal RSUD Undata
Halal Bil Halal RSUD Undata sebagai puncak rangakaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun RSUD Undata yang ke 41 berlangsung meriah dan khidmat. Acara yang berlangsung pada hari Kamis, 29 ...
Peranan vitamin C dalam mencegah penyakit jantung telah menjadi perdebatan dunia penelitian selama bertahun-tahun. Dan perdebatan itu akan segera berakhir ketika sebuah penelitian baru berhasil menemukan manfaat protektif vitamin C. ...
Menkes Ungkap 4 Masalah Utama Kanker
Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, pada pembukaan seminar sehari dalam rangka memperingati hari kanker sedunia 2013, di Kemenkes RI (21/2). Mengungkapkan, ada empat masalah utama yang perlu ...
Penderita Hepatitis Harus Rajin Harus Disiplin Minum Obat
Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia, Kementerian Kesehatan menyelenggarakan Seminar Hepatitis di Kantor Kemkes, Jakarta (28/07). Acara yang dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, ...
Rokok Masih Jadi Penyebab Utama PTM
Penyakit Tidak Menular (PTM) atau juga disebut Non Communicable Disease (NCD) merupakan salah satu tantangan utama dunia kesehatan, khususnya di negara-negara berkembang di dunia termasuk Indonesia. Dengan pemerintah yang ...
Halal Bil Halal RSUD Undata
Vitamin C Kurangi Resiko Penyakit Jantung pada Wanita
Menkes Ungkap 4 Masalah Utama Kanker
Penderita Hepatitis Harus Rajin Harus Disiplin Minum Obat
Rokok Masih Jadi Penyebab Utama PTM