Keluarga, Garda Pertama dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Keluarga memiliki peran penting dalam proses tumbuh dan berkembangnya anak. Melalui keluarga, seorang anak belajar mengenai nilai-nilai untuk pertama kalinya. Termasuk di dalamnya pemahaman berbagai macam hal, tidak terkecuali narkoba. Pendidikan dan sosialisasi mengenai bahayanya narkoba memang bukan hanya tugas dari aparat dan sekolah. Lingkungan rumah, dalam hal ini keluarga, memiliki posisi yang penting, bahkan strategis untuk membentuk karakter, sikap dan pemahaman seorang anak terhadap narkoba.

Orang tua tidak perlu segan dalam berkomunikasi dengan anak. Komunikasi memang menjadi hal yang sangat krusial, apalagi bila dihadapkan pada posisi sang anak yang tengah beranjak remaja. Rasa ingin tahu atau “coba-coba” dari anak-anak remaja sering meresahkan orang tua. Padahal, rasa resah saja tak cukup andaikan sang orang tua tidak tahu dan tidak mau untuk terjun langsung dalam memahami sang anak. Oleh karenanya, berkomunikasi dengan anak perlu dilakukan orang tua untuk memberikan pemahaman terhadap anaknya.

Berkomunikasi pun jangan diterapkan secara satu arah semata. Lakukanlah dengan dua arah. Orang tua harus menjadi pendengar yang baik bagi anak-anaknya. Memasuki usia remaja, misalnya, dimana problematika hidup mulai dirasakan – di sini lah orang tua harus hadir dan siap memberikan solusi atas masalah yang dihadapi.

Hal semacam ini sebenarnya sudah menjadi bentuk pengawasan tersendiri bagi berkembangnya anak. Dengan menjadi teman bagi anak, orang tua tentunya dapat lebih mudah dengan memberikan pemahaman tentang narkoba. Diharapkan, orang tua tak hanya berbicara terkait melarang ini itu soal narkoba, melainkan dapat memiliki pemahaman lebih jauh tentang bahayanya mengonsumsi barang haram ini.  Sehingga, kesadaran anak pun diharapkan dapat terbentuk untuk tidak sekali pun menyentuh narkoba, apalagi mencicipinya. Sumber (http://promkes.depkes.go.id

A doctor giving a child an injection
Senin, 11 Desember 2017 Prov. Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat akan mulai melaksanakan ORI (Outbreak Response Immunization). Langkah ini dilakukan sebagai respon cepat terhadap berkembangnya kasus difteri di Indonesia. Dirjen ...
Bakti Sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN)
Kegiatan RSUD Undata dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional salah satunya adalah bakti sosial operasi bibir sumbing yang dilaksanakan pada hari sabtu 11 Nopember 2017.
Menkes Tekankan Pentingnya Academic Health System
Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek mendorong agar konsep Academic Health System, Academic Health Center dilaksanakan untuk melakukan pergerakan ke arah pencegahan. Konsep tersebut dilakukan dengan integrasi pendidikan kedokteran dengan rumah ...
Para ahli memperkirakan virus flu babi akan kembali mewabah. Khusus di Skotlandia, untuk menghadapi virus yang telah menewaskan 69 orang itu, pemerintah telah mengajurkan warganya untuk sesegera mungkin ...
Makanan laut atau seafood sering disebut-sebut sebagai makanan paling menyehatkan karena kandungan proteinnya yang tinggi. Namun, seiring dengan waktu, kandungan nutrisi pada seafood terncam dengan makin meningkatnya ...
Meningkatnya Kasus Difteri, 3 Provinsi Sepakat Lakukan Respon
Bakti Sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN)
Menkes Tekankan Pentingnya Academic Health System
Flu Babi Diperkirakan akan Mewabah Lagi
Bahaya Merkuri pada Seafood