Pentingnya Pengendalian Vektor Penyakit

Beberapa vektor, seperti nyamuk, lalat, kecoa, hewan pengerat (rodentia) dengan pinjalnya, harus dikendalikan, karena berhubungan dengan penyakit malaria, demam berdarah dengue (DBD), infeksi saluran cerna, chikungunya, leptospirosis, dan lain-lain.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Kemenkes RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE saat membuka Rapat Kerja Nasional DPP Asosiasi Perusahaan Pengendali Hama Indonesia (ASPPHAMI), di Bandung (19/01/12).

Menurut Prof. dr. Tjandra, para pengusaha perlu memahami aturan pengendalian hama yang sudah ada, yaitu Peraturan Menteri Kesehatan RI No 374 / 2010 tentang pengendalian vektor.

Selanjutnya, Asosiasi ini perlu terus meningkatkan profesionalisme anggotanya, setidaknya dalam hal peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM); Peralatan dan insektisida yang digunakan; serta keamanan bagi lingkungan dengan penggunaan insektisida tersebut.

Selain itu, para pengusaha di bidang pengendalian hama perlu menyadari tanggung jawabnya yang besar, karena bisnis yang dilakukan pada dasarnya adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, karena apabila hama dikendalikan maka vektor dan penyakit juga dapat ditanggulangi.

“Asosiasi dapat bermitra dengan pemerintah agar apa yang dilakukan memberi manfaat besar bagi kepentingan bangsa’, ujar Prof. dr. Tjandra.

Sumber: depkes.go.id

Tidak terjadi penularan antar manusia pada kasus Flu Burung.
Virus pada kasus Indonesia di tahun 2012 masih sama dengan yang sebelumnya, yaitu reseptor alpha 2,3. Virus ini sama dengan virus human Indonesia 2007. Dengan demikian, tidak terjadi mutasi dan ...
Upaya Kemkes Wujudkan Aksesibilitas, Keterjangkauan, dan Akuntabilitas Imunisasi di Indonesia
Program imunisasi merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan di suatu negara. Program ini akan dapat diakses, terjangkau dan bersifat akuntabel apabila sistem pelayanan kesehatan sudah memiliki akses yang bersifat ...
Anak dan remaja rantan menjadi perokok pemula
Rokok merupakan masalah yang sangat dekat menjerat anak dan remaja di Indonesia. Gencarnya iklan, promosi dan sponsor rokok yang sangat mempengaruhi motivasi generasi muda untuk perokok pemula. Demikian disampaikan Direktur Jenderal ...
Nurul Hidayati – detikcom Jakarta - Semakin maju zaman, semakin kreatif perusahaan rokok menciptakan produknya. Salah satunya rokok mild. Ada juga yang menjulukinya rokok light. Rokok ini diklaim rendah tar dan ...
Yang Berisiko Meninggal Mendadak Akibat Jantung
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang banyak ditakuti oleh masyarakat. Beberapa orang bisa bertahan dari penyakit jantung sementara yang lainnya tidak. Apa saja yang membuat seseorang berisiko meninggal mendadak ...
Tidak terjadi penularan antar manusia pada kasus Flu
Upaya Kemkes Wujudkan Aksesibilitas, Keterjangkauan, dan Akuntabilitas Imunisasi
Anak dan remaja rantan menjadi perokok pemula
Rokok Biasa Atau pun Mild Sama-sama Bikin Remuk
Yang Berisiko Meninggal Mendadak Akibat Jantung